Transit-Oriented Development

TOD tidak seharusnya diartikan sebagai penataan kawasan, karena penyediaan angkutan umum massal sebagai strategi utama TOD, tidak akan mungkin berhasil, bila ...

Mengenal Marka Jalan

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan menyebutkan bahwa ...

Yellow Box Junction

Dengan marka kotak kuning ini diharapkan arus kendaraan di persimpangan atau area konflik lainnya tidak terkunci.

Tabungan, Investasi dan Asuransi

Agar tidak salah dalam memilih mari kenali konsep dasar dari masing-masing produk perbankan tersebut.

Tarekat AL - IDRISIYYAH

Al-Idrisiyyah adalah sebuah pergerakan dan bimbingan Islam yang bermanhaj Tarekat dengan Al-Quran dan As-Sunah sebagai sumber ajarannya

07 February 2022

Judi ala Binomo & Olymp Trade

Binomo, Olymp Trade dan binary option lain, apapun namanya adalah platform Judi. Sesuai dengan sebutan binary option (dua pilihan) , instrument ini permainan tebak-tebak antara dua pilihan, dimana jika pemain tersebut benar maka dia menang, namun sebaliknya jika tebakannya salah maka dia akan kalah.
Binomo sebenarnya sudah dalam pantauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena konsepnya telah teridentifikasi sebagi judi. Banyak orang yang telah menjadi korban perjudian binary option. Namun sangat disayangkan, entah karena ketidak tahuannya atau memang tidak mau tau, ada influencer atau penggiat media sosial mempromosikan atau menjadi afiliator dari platform tersebut.

Dalam kasus Binomo dan Olymp Trade, permainan ini berkedok sebagai trading, yaitu menggunakan data pergerakan harga instrumen investasi atau perdagangan aset tertentu sebagai objek tebak-tebakannya. Dan data yang dipakai bisa berbagai macam sumber, antara lain dari saham, beragam kripto, forex, atau komoditas perdagangan lainnya.

Dalam aktivitas trading, ada aset atau produk investasi yang diperjualbelikan yang berpindah kepemilikannya dari pemilik lama ke pemilik barunya. Dimana akibat adanya perubahan penawaran dan permintaan yang dinamis, harganya bisa saja turun atau naik. Dalam hal ini apabila terjadi transaksi maka jelaslah keuntungan atau kerugian yang diperoleh merupakan hasil jual-beli.

Sedangkan pemain Binomo sama sekali tidak memiliki aset atau produk investasi apapun, platform ini hanya memanfaatkan data dari pergerakan harga aset atau produk investasi tersebut saja untuk dijadikan objek tebak-tebakan.

Data grafik dari saham, beragam kripto, forex, atau komoditas perdagangan lainnya yang dimanfaatkan juga bisa saja "diatur" oleh binomo untuk kepentingan kemenangan, dan pemain tidak mempunyai kapasitas untuk memeriksa maupun mengoreksinya. Kalaupun merekan benar-benar mengambil data real, para pemainnya bukanlah dukun yang bisa meramal arah grafik selanjutnya.

Jadi sebenarnya binary option berbeda dengan trading, permainan tersebut layaknya menebak salah satu sisi koin yang dilemparkan.

Rayuan Binomo dan Olymp Treade serta Binary Option lainnya mungkin sangat menggiurkan, apalagi bagi orang yang ingin cepat kaya, mereka membayangkan bisa mendapatkan imbal hasil hingga 80% dalam sekejap, namun itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan (to good to be true).

Padahal kalau mereka kalah, mereka kehilangan seluruh taruhannya. Seperti kata Rhoma Irama,  dalam lagunya "
Bohong (bohong)
Kalaupun kau menang
Itu awal dari kekalahan
Bohong (bohong)
Kalaupun kau kaya
Itu awal dari kemiskinan
-Rhoma Irama

30 January 2022

Jakarta Semakin Keren dengan Wayfinding

Bayangkan ketika anda sedang jalan-jalan berwisata di suatu kota, yang baru pertama kali anda kunjungi, di mana tempat tersebut merupakan kawasan yang memiliki beberapa detinasi menarik, bagaimana caranya agar anda bisa mendatangi lokasi-lokasi tersebut dengan mudah.

Mungkin anda bisa bertanya dengan orang di sekitar, untuk bisa mengetahui ke mana arah lokasi yang ingin kita kunjungi. Namun bagaimana jika ternyata orang disekitar kita juga adalah wisatawan atao orang yang sama sama baru pertama kali datang ke tempat tersebut tentunya kita tidak bisa bertanya kepada mereka bukan? Atau barangkali bahasa setempat berbeda dengan bahasa yang kita pakai tentunya komunikasi kita tidak akan lancar dalam bertanya dan justru mungkin ketidakpahaman kita akan jawaban yang diberikan dari mereka justru bisa membuat kita tersesat di kota tersebut.

Lalu bagaimana caranya agar orang-orang yang baru datang ke suatu kota bisa dengan mudah mencapai tujuannya dan merasa nyaman mendatangi satu tempat ketempat lain di kota tersebut?


Salah satu caranya adalah dengan memasang wayfinding di tempat-tempat strategis di mana orang orang dapat dengan mudah melihatnya sehingga bisa membimbing dia ke arah tujuan yang diinginkan.

Wayfinding adalah sistem informasi yang dituangkan dalam media informasi antara lain dalam bentuk papan atau rambu penunjuk arah yang ditempatkan pada satu titik atau lebih di suatu area untuk memberi tahu seseorang guna memahami posisinya terhadap suatu lokasi, atau di dalam suatu kawasan.

Jadi dengan adanya wayfinding kita akan lebih mudah untuk mengetahui di mana kita berada dan ke arah mana kita harus berjalan untuk mencapai tujuan lokasi yang kita inginkan di suatu kawasan. Dengan demikian orang-orang yang sedang melakukan kunjungan di kawasan tersebut akan lebih merasa nyaman karena bisa dengan lebih mudah mencapai suatu tujuan yang tidak khawatir akan tersesat.

Dalam konteks kegiatan masyarakat di kawasan perkotaan wayfinding akan sangat membantu bukan hanya untuk wisatawan yang datang untuk jalan-jalan saja, namun juga untuk warga setempat yang meskipun di dalam kesehariannya beraktivitas di kota tersebut, namun tidak jarang ada saja keperluan atau kebutuhan untuk mendatangi tempat-tempat yang tidak pernah atau terlalu sering dikunjunginya.

Wayfinding akan melengkapi dan menghiasi ruang publik maupun jalan-jalan di kota Jakarta. Untuk memastikan hal tersebut gubernur Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan Keputusan Nomor 31 Tahun 2022, tentang Pedoman Sistem Informasi Penunjuk Arah (Wayfinding) yang disusun dari hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ITDP Indonesia dan Forum Diskusi Transportasi Jakarta.

Ini bukan berarti saat ini di Jakarta belum ada wayfinding. Pada beberapa titik pada trotoar trotoar dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta kita sudah bisa menemukan wayfinding, juga di sekitar area stasiun MRT, LRT maupun KRL Commuter Line sudah cukup banyak yang pasang wayfinding. SK Gubernur Provinsi DKI Nomor 31 Tahun 2022 adalah untuk memberikan panduan standar bentuk, ukuran, logo-logo maupun tulisan, agar warga masyarakat dapat lebih mudah untuk membaca dan memahaminya.

Hal ini merupakan pengembangan lanjutan dari sistem transportasi kota Jakarta secara terintegrasi yang meliputi Transjakarta, MRT, LRT, serta KRL Commuter Line dari KAI. Wayfinding akan menghiasi ruang publik seperti di area trotoar-trotoar, jembatan penyeberangan, area halte dan stasiun yang saat ini masih terus bangun dan ditingkatkan agar Jakarta semakin ramah untuk pejalan kaki dan pengguna angkutan umum.

=======

Download: Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022, tentang Pedoman Sistem Informasi Penunjuk Arah (Wayfinding)

14 January 2022

"Metaverse" Hadir, Bagaimana Masa Depan Kehidupan Manusia?

Pernahkan terbayang bilamana di dunia ini tersedia pilihan dalam menjalankan aktivitas yaitu alam nyata dan alam virtual, dimana kita bisa berpindah untuk memilih beraktivitas antara satu alam ke alam yang lainnya, sesuai kemauan kita sendiri?

Ready Player One (Warner Bros)
Pada saat Perusahaan Facebook diumumkan berganti nama menjadi Meta pada tanggal 28 Oktober 2021, CEO Mark Zuckerberg menyampaikan visinya tentang teknologi komunikasi masa depan dengan konsep dunia virtual yang bernama Metaverse.

Dalam pemaparanya, digambarkan bahwa Metaverse adalah suatu konsep teknologi infomasi yang mengintegrasikann aktivitas dunia nyata di dalam alam virtual. Di mana dalam metaverse para pelaku dapat saling bertemu, berinteraksi serta menjelajahi dan merasakan alam virtual di dalamnya layaknya sedang berada di dunia semesta.

Dalam berapa ulasan, dijelaskan bahwa gambaran bilamana metaverse hadir menjadi bagian dari kehidupan manusia adalah seperti digambarkan dalam film fiksi ilmiah yang berjudul "Ready Player One" (2018). Dalam film Ready Player One seseorang bisa masuk ke dalam permainan (games) alam virtual dan berinteraksi dengan yang lain menggunakan perangkat berbasis virtual reality (VR) dan augmentend reality (AR). Setiap orang juga bisa memiliki avatarnya masing-masing, sehingga dapat berpenampilan sesuai keinginannya.

Orang-orang yang di dunia nyata berada diberbagai belahan dunia, bisa melakukan pertemuan dan beraktivitas bersama, untuk rapat, belajar kelompok atau sekedar bermain di dalam suatu ruang yang sama di metaverse. Dan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga disimulasikan secara virtual untuk disediakan secara bersamaan.

Disamping itu, dalam pembahasan lain yang bisa temukan di Youtube, di dalam metaverse juga memungkinkan seseorang memiliki aset, tentunya aset tersebut berbentuk digital karena hanya akan dapat dilihat, ditemui dan dimanfaatkan di dalam alam metaverse. Dan aset tersebut bisa ditransaksikan, diperjual-belikan atau disewakan dalam pasar digital antara penduduk metaverse.

Terbayang bahwa metaverse sungguh canggih dan mempesona, batas-batas yang ada dan ditemui di dunia nyata bisa ditembus sehingga menghadirkan peluang dan kesempatan baru di alam virtual metaverse. Atas kecanggihan dan manfaat tersebut, metaverse digadang-gadang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan nyata manusia di masa depan.

Namun demikian bisa jadi metaverse yang sedang dikembangkan saat ini juga memiliki potensi lebih jauh lagi. Visi atas apa yang bisa diwujudkan oleh teknologi di masa depan bisa memunculkan pertanyaan yang membuat kita menerawang, dan berpikir berkali-kali untuk mengatisipasi dampak dari kemajuan teknologi di masa mendatang.

  1. Bagaimana jika kemajuan teknologi di masa depan mungkin saja bisa membuat manusia dapat mengakses metaverse melalui suatu alat yang terhubung langsung dengan syaraf manusia sedemikian rupa sehingga mengakses metaverse menjadi lebih mudah?
  2. Bagaimana jika di masa depan metaverse bisa dimasukan ke dalam alam bawah sadar manusia?
  3. Jika metaverse benar-benar terwujud, mungkinkah manusia bisa menghidari keadaan ketergantungan atas kecanggihan teknologi tersebut.
  4. Atau mungkinkah manusia justru akan terlena dengan metaverse, dengan virtualisasi yang sempurna sehingga secara sadar manusia akan memilih untuk hidup di dalam metaverse dibandingkan dengan hidup di alam nyata?

Poster The Matrix (Warner Bros)
Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat kita semakin dalam masuk ke dalam imajinasi teknologi, layaknya menyaksikan film fiksi ilmiah Hollywood yang membuat kita terkesima dan tak mampu untuk menghidarinya. Teknologi yang awalnya ditemukan untuk memberikan manfaat bagi manusia, bisa berbalik memunculkan ketergantungan dan membuat manusia menjadi konsumen kecanggihan yang mempesona sehingga tanpa sadar manusia telah menjadi budak teknologi. Jika itu yang terjadi, visualisasinya mungkin seperti yang digambarkan dalam film The Matrix (1999). 

Dalam film tersebut manusia-manusia dimasukkan ke dalam bejana inkubator sedemikian rupa, dengan kesadaran dan pikiran yang dimanipulasi, mereka seolah-olah hidup dan melakukan aktivitas di dunia nyata, padahal sebenarnya mereka sedang berada dalam alam virtual yang disebut "The Matrix". Dan saat itu tubuh mereka terhubung melalui suatu alat dan jaringan dimana mesin yang berkuasa saat itu sedang menyerap energi dari tubuhnya.

Inkubator dalam film The Matrix
Tentunya kita tidak ingin hal yang digambarkan dalam film The Matrix terjadi pada umat manusia. Teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam menjalankan berbagai aktivitas dalam hidup sehingga bisa lebih mudah dilaksanakan, lebih cepat diselesaikan, serta memberikan manfaat yang lebih baik. Namun demikian kita juga harus mampu mengendalikan diri agar teknologi tidak menjadi candu.


13 January 2022

Folder WhatsApp Hilang?

WhatsApp saat ini sudah menjadi aplikasi yang sangat berguna dalam mendukung kegiatan sehari-hari, aplikasi yang dibuat sebagai sarana untuk mengirim pesan ini juga sering kali digunakan atau dimanfaatkan untuk mengirim media berupa foto, video hingga file-file dokumen.

Ada kalanya, untuk keinginan tertentu misalnya menyalin (copy), atau memindahkan foto, video atau dokumen, dulu bisa dengan mudah menemukan dan mengakses folder WhatsApp melalui "File Manager" di handphone atau "File Explorer" saat menggunakan komputer Windows.

Namun demikian mungkin anda akhir-akhir ini mengalami kebingungan untuk menemukan Folder WhatsApp, karena folder WhatsApp yang biasa ditemukan di dalam penyimpanan internal (internal storage) Android kini tidak terlihat lagi. Sehingga muncul banyak pertanyaan di mana letak folder WhatsApp tersebut? Beberapa pengguna juga ada yang mengalami album media WhatsApp yang hilang dari "Galeri".


Lokasi Folder WhatsApp

Sebenarnya folder WhatsApp tersebut tidak hilang, hanya saja sejak update Android 11, folder WhatsApp berpindah ke dalam folder Android di dalam penyimpanan internal (internal storage) dengan nama folder "com.whatsapp" . Jadi anda bisa menemukan folder tersebut, tepatnya pada alamat : "Penyimpanan internal/Android/media/com.whatsapp".

Memunculkan Album WhatsApp di Galeri

Jika Galeri handphone anda tidak menampilkan Album WhatsApp, beginilah cara memunculkan album WA di galeri:
1) Pertama, buka Aplikasi WhatsApp
2) Selanjutnya, sentuh tanda ⠇( titik 3 ) yang ada di pojok kanan atas lalu sentuh "Setelan" (atau "Settings" )
3) Setelah itu sentuh "Chat" (atau "Chats")
4) Pada setelan chat, sentuh "Tampilkan media" (atau "Media visibility") untuk menggeser tombol ke kanan dan warnanya menjadi hijau untuk menampilkan media pada galeri.

Selesai.

Dengan mengaktifkan Tampilkan media, maka media yang terunduh melalui aplikasi WhatsApp akan ditampilkan di galeri Android anda. Gambar akan ditampilkan dalam album WhatsApp, dan Video akan ditampilkan dalam album WhatsApp video.

16 November 2021

Analisa Investasi Saham Melalui PBV, PER dan DER

Saham adalah suatu instrumen investasi keuangan yang dapat memberikan keuntungan yang besar. Namun hati-hati, jika tidak cermat, membeli saham juga dapat mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, bahkan resiko terburuknya modal investasi anda juga bisa habis tak tersisa.

Anda yang mengamati pergerakan harga saham tentunya bisa melihat, bahwa harga saham selalu berfluktuasi dari waktu ke waktu. Fluktuasi harga tersebutlah yang membuka kesempatan bagi seseorang untuk meraih keutungan, namun di sisi lain juga memberikan resiko kerugian bagi investor atau trader yang membeli suatu saham.


Bagaimana caranya agar investasi saham menghasilkan cuan (keuntungan)?

Harus dipahami bahwa investasi saham pada prinsipnya adalah membeli (sebagian) kepemilikan perusahaan yang diwakili oleh jumlah saham. Oleh karena itu cara untuk mencari tahu apakah suatu saham layak investasi saham adalah mengevaluasi harganya apakah berada pada nilai perusahaan yang layak untuk dimiliki.

Bagaimana caranya? Ilustrasi sederhana berikut ini mudah-mudahan bisa menumbuhkan pemahaman anda dalam menilai harga suatu perusahaan.

Bayangkan jika anda memiliki barang, misalnya saja sebuah mobil dan anda hendak menjualnya. Maka untuk menentukan harga jualnya mungkin cukup sederhana, anda bisa mencari referesi harga mobil bekas yang setara atau sebanding di pasaran dan kemudian menilai sendiri kondisi kendaraan anda setelah itu anda tentunya bisa menentukan harga jual wajar dari mobil anda.

Pertimbangan menentukan harga jual akan berbeda, jika anda melakukan jual-beli mobil sebagai bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Harga mobil bekas dipasaran tentunya akan tetap menjadi referensi, namun akan ada faktor tambahan yang diperhatikan, antara lain harga atau modal awal ketika anda mendapatkan mobil bekas tersebut, kemudian jika telah dilakukan perbaikan maka biayanya akan diperhitungkan dan tidak lupa tingkat keuntungan yang diinginkan. Dari beberapa komponen tersebut barulah anda menentukan harga jualnya. Meskipun demikian, tingkat harga tersebut juga akan menjadi penentu apakah mobil bekas anda akan bisa dengan mudah dijual karena harganya wajar, atau tak kunjung laku akibat harganya kemahalan? 

Bagaimana pula jika anda memiliki Usaha atau Perusahaan yaitu sebuah Showroom mobil, pada daerah yang strategis, karyawan yang cakap dan trampil dalam bekerja, dengan tingkat penjualan dengan keuntungan yang cukup baik, namun pada suatu saat anda membutuhkan dana yang mana cara untuk mendapatkan dana tersebut anda harus menjual showroom mobil yang anda miliki tersebut. Bagaimana caranya menentukan harga yang pantas kepada calon pembeli yang berminat pada showroom mobil tersebut?

Untuk bisa menjawabnya cobalah berpikir secara terbalik dengan mengasumsikan posisi anda sebagai pembelinya. Yaitu pembeli yang akan meneruskan menjalankan "bisnis" Showroom mobil. Faktor utama yang dipertimbangkan dalam menjalankan suatu "bisnis" secara umum adalah "Berapa besar modal yang harus dikeluarkan?" dan "Berapa besar keuntungan yang dapat dihasilkan dari usaha bisnis tersebut?", serta "Apakah badan usaha tersebut memiliki hutang yang membebani keuangannya?".  Nilai asetnya mungkin tidak lagi menjadi acuan harga yang dominan, karena selama dijual pada harga dengan potensi mencetak keuntungan bisnisnya yang masih layak, tentunya harga itu bisa menjadi harga menarik bagi orang lain untuk membeli dan meneruskan bisnisnya.

Situasi inilah yang bisa dianalogikan sepertihalnya mencari harga yang layak dalam investasi sahan dimana dalam analisa saham dengan pendekatan fundametal dikenal beberapa indikator antara lain Price to Book Value (PBV), Earning Per Share (EPS) dan Debt to Equity Ratio (DER).


>>> Mengukur rasio harga saham dibandingkan kekayaan bersih perusahaan (PBV)

Price to Book Value (PBV) dihitung untuk mendapatkan gambaran seberapa besar dana yang dikeluarkan untuk membeli perusahaan yang dihitung berdasarkan nilai kekayaan bersih (ekuitas) atau disebut juga nilai bukunya. Misalkan, setelah dihitung diperoleh PBV sebesar 2x, artinya harga saham sudah tumbuh sebesar dua kali lipat dibandingkan kekayaan bersih suatu perusahaan. Berikut ini adalah cara menghitungnya,

PBV = Harga Saham : Nilai Buku per Lembar Saham (BVPS)

dimana

BVPS = Kekayaan Bersih (Ekuitas) : Jumlah Lembar Saham Beredar

Jika PBV < 1 artinya harga saham dipasaran saat ini lebih rendah dari nilai kekayaan bersih perusahaan. Namun jika PBV > 1 artinya harga saham dipasaran saat ini lebih tinggi dari nilai kekayaan bersih perusahaan.

PBV yang semakin tinggi bisa dianalogikan bahwa saham tersebut semakin mahal, sebaliknya semakin rendah bisa dianalogikan bahwa harga saham semakin murah.


>>> Mengukur kemampuan Perusahaan meraih keuntungan dengan PER

Selain nilai PBV, seorang investor juga perlu mempertimbangkan berapa besar keuntungan yang dapat dihasilkan dari bisnis tersebut. Sebagai indikatornya investor dapat menghitung Price to Earning Ratio (PER) yaitu rasio laba bersih per lembar saham dibandingkan harga sahamnya. Dimana untuk mendapatkan PER, kita perlu terlebih dahulu menghitung rasio laba bersih per lembar saham atau Earning Per Share (EPS) dengan cara sebagai berikut,

EPS = Laba Bersih : Jumlah Total Lembar Saham yang Beredar

Misalkan didapatkan EPS bernilai Rp100, artinya setiap lembar saham menghasilkan laba sebesar Rp 100 bagi perusahaan.

Perusahaan yang memiliki EPS meningkat dari waktu ke waktu (trend positif) menunjukkan penjualan dan labanya naik sehingga perusahaan berpotensi bertumbuh dengan baik. Sebaliknya, EPS yang turun menunjukkan penurunan penjualan dan laba.

Apabila EPS sudah diketahui, maka PER dapat dihitung dengan cara sebagai berikut

PER = Harga Saham : Laba per Lembar Saham (EPS)

PER dihitung untuk mendapatkan gambaran berapa lamanya waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menghasilkan dana senilai harga sahamnya (balik modal). Misalnya, setelah dihitung saham suatu perusahaan seharga Rp 100 diperoleh EPS sebesar Rp 20 per tahun, artinya saham tersebut memiliki PER sebesar: Rp 100 : Rp 20 per tahun = 5x (tahun).

Artinya jika laba perusahaan tetap Rp20 per tahun, dibutuhkan waktu 5 tahun untuk menghasilkan pendapatan hingga dapat menghimpun dana senilai harga sahamnya. Semakin besar PER artinya perusahaan tersebut memiliki penghangasilan yang semakin kecil dibandingkan harga sahamnya.


>>> Mengukur beban Perusahaan dengan DER?

Debt to Equity Ratio (DER) adalah rasio jumlah hutang dan kewajiban yang dimiliki perusahaan dibandingkan dengan kekayaan bersihnya.

DER = Total Kewajiban (Hutang) : Kekayaan Bersih

DER merupakan salah satu indikator kesehatan keuangan perusahaan, yang dihitung untuk mendapatkan gambaran potensi kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan kewajiban hutang-hutangnya. Misalnya, setelah dihitung didapatkan DER < 1, maka menunjukkan bahwa perusahaan memiliki hutang lebih sedikit dibandingkan kekayaan bersihnya, sedangkan bila DER > 1, maka perusahaan memiliki hutang lebih besar dari kekayaan bersihnya.

Sebaiknya hindari perusahaan dengan DER yang besar, misalnya dengan rasio > 1, karena jika suatu perusahaan memiliki hutang yang besar, maka hal tesebut sedang menghadapi berisiko kestabilan keuangan dan kelangsungan perusahaan.


>>> Berapa nilai PBV, PER serta DER suatu saham yang dinilai layak investasi?

Tidak ada rumus baku dalam menentukan harga suatu saham berada pada tingkat harga yang murah atau mahal. Namun sebagai gambaran awal mungkin bisa mempertimbangkan pendekatan bahwa saham yang mungkin layak untuk investasi adalah dari perusahaan yang harga sahamnya maksimal setara atau lebih murah dari nilai kekayaan bersihnya (PBV < 1) dimana pendapatannya diharapkan bisa menutupi modal awal pembelian saham dalam waktu maksimal 15 tahun (PER < 15) dengan beban hutang yang tidak melampaui kekayaan bersihnya (DER < 1).

Perlu juga dipahami bahwa suatu perusahaan bukanlah benda mati, setiap perusahaan memiliki keunggulan dan kelemahan dimana dalam perjalannya akan menemui tantangan dan peluang dalam menjalankan bisnisnya. Hal-hal tersebut akan berdampak pada kinerja perusahaan dari waktu ke waktu, yang pada akhirnya mempengaruhi pandangan investor dan trader dalam menilai harga sahamnya.

Dan setiap investor bisa aja memiliki tingkat keberanian yang berbeda beda dalam menghadapi resiko fluktuasi harga saham sepanjang perjalanan investasinya. Seberapa dalam investor mengetahui informasi, seberapa besar ia melihat peluang dan tingkat keberaniannyalah yang menjadi penentu dalam mengambil keputusan investasinya.


Disclaimer!
Artikel ini bukan acuan, rekomendasi atau ajakan Investasi. Keputusan dan resiko investasi menjadi tangungjawab masing-masing investor. Referensi Disclaimer On!

18 June 2021

Apakah Bitcoin Layak Untuk Investasi?

Logo Bitcoin
Bitcoin (BTC) semakin hari semakin populer. Banyak orang yang mulai membicarakan bitcoin yang diklaim sebagai uang digital dan digadang-gadang akan akan menjadi masa depan mata uang dunia.

Seiring meningkatnya popularitas bitcoin, harga atau nilai tukar bitcoin itu kini meningkat jika dibandingkan dengan harga atau nilai tukar diawal kemunculannya. Hal tersebut memunculkan keinginan orang orang untuk memiliki bitcoin mengharapkan keuntungan dari perubahan harga bitcoin yang terus terjadi hingga saat ini.

Dari fenomena tersebut, bagi anda yang memperhatikan, kenyataan saat ini fungsi bitcoin itu sudah berubah dari tujuan awalnya sebagai mata uang atau alat tukar menjadi aset atau instrumen investasi atau trading jangka pendek.

Sehingga wajar saja kemudian muncul pertanyaannya "Apakah Bitcoin Layak Untuk Investasi?"

Namun jika berfikir sebaliknya, yaitu kembali ketujuan awalnya, maka hal yang wajar juga jika dipertanyakan "Apakah Bitcoin Benar Benar Akan Menjadi Mata Uang Masa Depan?"

Apa itu Bitcoin?

Untuk memahami lebih lanjut kita harus memahami dahulu apa itu Bitcoin? Bitcoin adalah salah satu bentuk mata uang cripto (cryptocurrency) diantara yang sudah beredar antara lain Litecoin, Dogecoin, Ehtereum, dan lain-lain. Bitcoin dibuat pada tahun 2009 oleh seorang misterius yang dikenal dengan nama Satoshi Nakamoto. Mengapa disebut misterius, iya karena sampai dengan saat ini tidak pernah muncul, dan tidak ada sumber manapun yang mengetahui siapa sebenarnya ia dan dimana keberadaannya.

Lalu apa yang dimaksud dengan cryptocurrency? Kata “cryptocurrency” berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang mempunyai arti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang. Secara sederhana cryptocurrency dapat dipahami sebagai mata uang digital, dimana setiap transaksi mata uang tersebut akan tercatat otomatis secara peer to peer dalam sistem yang dapat dilihat oleh siapa saja namun dalam bentuk kode yang terenkripsi. Dengan demikian cryptocurrency tidak memiliki pusat (sentral) pengelola, melainkan tersebar (terdesentralisasi) di dalam jaringan antara para pengguna bitcoin. Teknologi atau sistem yang disebut dengan nama blockchain ini dipercaya akurat dan aman, tidak dapat direntas.

Ada pendapat bahwa ide pembuatan sistem cryptocurrency ini dilatarbelakangi atas sikap ketidakpercayaan atau ketidakpuasan atas model pengelolaan mata uang pada umumnya yang berlaku saat ini, yaitu yang dilaksanakan atau dikontrol oleh Bank Sentral dari masing-masing negara yang dianggap rentan manipulasi, bahkan mungkin manipulasi itu dianggap telah terjadi.

Bagi yang mempercayainya, Cryptocurrency ini dianggap sistem keuangan terbaik untuk melepaskan mata uang dari manipulasi maupun pengaruh-pengaruh pihak mana pun, karena akan berjalan akan terekam otomatis tanpa bisa diinterupsi oleh manusia.

Bitcoin Sebagai Instrumen Investasi?

Nilai bitcoin terbentuk melalui mekanisme pasar sederhana, yaitu dengan pola permintaan dan penawaran. Dengan pola ini harga bitcoin bisa berubah terus menerus dari waktu ke waktu, mengikuti teori umum ekonomi permintaan maupun penawaran.

Hingga saat ini harga tertinggi bitcoin pernah mencapai hingga $ 64.800 atau sekitar Rp 939.000.000 padahal lima tahun yang lalu harganya hanya sekitas $ 600, bahkan pada sekitar tahun 2010 ada cerita seorang programer membayar 10.000 bitcoin hanya untuk membeli dua buah pizza, apabila harga bitcoin Rp 500.000.000 saja maka harga pizza tersebut setara dengan 5 triliun rupiah.

Perubahan harga yang terjadi ini dimana harga bitcoin meningkat dibandingkan dengan harga sebelumnya yang kemudian dilihat sebagai peluang untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa bitcoin dapat dijadikan instrumen atau aset untuk investasi.

Namun apakah bisa dipastikan harga bitcoin akan terus meningkat? Menurut saya tidak ada yang tau!

Hati-Hati dengan Bitcoin (dan cryptocurrency Lainnya).

Dari cerita sebelumnya, maka realita yang harus dipahami adalah harga bitcoin bergerak secara volatil atau tidak menentu, yang kebetulan pernah mencapai harga tertinggi di kisaran $ 64.800, namun apakah akan kembali menembus angka tertinggi tersebut sehingga pemilik bitcoin bisa mengambil keuntungan? Mungkin iya, mungkin juga tudak. Namun hal yang lebih penting untuk dipertimbangkan jika anda berniat membeli bitcoin saat ini, tidak ada yang tahu juga seberapa rendah harga bitcoin bisa berubah. Apakah anda siap dengan volatilitas harga bitcoin tersebut. 

Perlu disadari bahwa bitcoin hanya catatan satuan digital atau virtual, pembenetukan nilainya hanya berdasarkan kepercayaan dari para pemiliknya. Tingkat kepercayaan dapat berubah dipengaruhi informasi-informasi yang diterima dan tingkat emosi masing-masing pemilik bitcoin, hal ini akan membuat harga bitcoin menjadi labil. Pada masa tulisan ini dibuat, ada informasi bahwa bitcoin mulai diterima oleh beberapa perusahaan dunia. Yang paling mempengaruhi adalah ketika Elon Musk, CEO Tesla mengumumkan menerima bitcoin untuk pembelian mobil listrik produksi Tesla, harga bitcoin saat itu meningkat drastis. Namun ketika ia mengatakan "Bitcoin memperlambat usaha untuk mencapai transisi dari penggunaan bahan bakar fosil," karena ada aktivitas dari "penambang" bitcoin yang mengkonsumsi banyak energi, harga bitcoin serta-merta ikut turun, padahal Tesla sendiri masih menyimpan bitcoin sebagai aset perusahaan. Apakah anda bersedia mempertaruhkan nilai aset anda berubah dipengaruhi perkataan seorang CEO perusahaan?

Saat ini juga bermunculuan cryptocurrency lainnya, sebagai instrumen yang bebas tanpa ada regulasi atau lembaga yang mengelola maka tidak ada kepastian bitcoin akan terus berjaya, bisa saja cryptocurrency lain menjadi lebih populer mengalahkan bitcoin. Jika sudah seperti itu bagaimana mungkin harga bitcoin bisa bertahan.

Dari uraian di atas, cukup besar potensi resiko yang dapat diterima jika seseorang memutuskan untuk memiliki bitcoin atau cryptocurrency lainnya sebagai instrumen investasi. Meskipun bukan berarti harga bitcoin tidak mungkin tidak naik, namun tanpa dasar acuan (underlying) yang jelas, harus disadari angan-agan harga bitcoin meningkat lebih tinggi lagi hanya harapan yang hadir dari spekulasi saja.

Apakah Bitcoin Akan Menjadi Mata Uang Masa Depan?

Definisi mata uang yang dipahami sampai dengan saat ini tidak berhenti hanya pada makna sebagai alat tukar, namun mata uang sebagai alat tukar tersebut juga harus mendapat pengakuan dari lembaga atau otoritas yang berwenang.

Selama tidak ada lembaga atau otoritas berwenang resmi suatu negara yang mengakui Bitcoin sebagai mata uang atau alat tukar, maka Bitcoin tidak sah sebagai mata uang. Mungkin saja Bitcoin akan tetap ada, dan banyak yang memiliki serta memperjualbelikan, namun ia hanya bisa menjadi komoditas yang berberbentuk digital.

Juga harus disadari bahwa salah satu hal yang sangat penting untuk sebuah mata uang adalah kestabilan nilai, bahwa harga suatu barang akan sama ketika dibeli saat ini dan dikemudian hari. Setidaknya dalam kurun waktu tertentu dan dalam situasi yang masih relatif sama. Sedangkan harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya saat ini terus berfluktuasi dari waktu ke waktu, setiap hari, jam, menit bahkan detik. Kadaan seperti ini sangat tidak memungkinkan untuk diterapkan sebagai mata uang.

18 March 2020

Virus Corona Bukanlah Azab, Ini Peringatan Dari Allah Agar Manusia Kembali kepadaNya

Virus yang sedang mewabah bukanlah azab, tapi merupakan peringatan dari Allah agar manusia merenungi apa yang telah diperbuatnya dan kembali kepada fitrahnya.

Jika Allah turunkan azab,niscaya tidak akan ada manusia yang tersisa,seperti yang dialami oleh umat-umat terdahulu.Dan salah satu keutamaan umat akhir zaman adalah ditangguhkan siksa (azab)nya sampai hari kiamat.

Hikmah di balik wabah ini banyak sekali,di antaranya mengurangi berhubungan sesama makhluk (kegiatan yang tidak produktif),serta lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Ada 2 upaya untuk menyikapi wabah Virus Corona (COVID-19):

1. Pendekatan lahir,membiasakan kebersihan diri/lingkungan dan menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga.Hadis Nabi menyatakan 'Kebersihan adalah bagian dari iman'. (H.R. Muslim)

2. Pendekatan batin/ruhani,mendekatkan diri kepada Allah dengan langkah umum: meningkatkan ibadah/dzikir yang fardhu.
Dan langkah khusus:setiap memulai suatu kegiatan,mengkonsumsi makanan/minuman,naik kendaran dan lainnya diawali dengan membaca doa:

Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’as mihii daa‘

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ دَآءٌ

"Dengan Nama Allah
 yang tiada membahayakan penyakit dengannya."

Virus Corona hanya makhluk kecil ciptaan Allah.Tapi dengan makhluk kecil tersebut manusia dibuat tidak berdaya.Hal itu untuk meruntuhkan ego dan kesombongan manusia dengan apa yang dimilikinya.Manusia harusnya takut kepada yang menciptakan virus.Kunci keselamatan manusia adalah rasa takut kepada Allah.Abdullah bin Umar Ra adalah sosok Sahabat yang diberikan kelebihan karena rasa takutnya kepada Allah.Maka ketika ada suatu peristiwa masuknya seekor macan ke sebuah kampung penduduk,tidak ada yang bisa menghalaunya.Tapi ia bisa menundukkannya.Barang siapa yang takut kepada Allah maka makhluk-Nya takut kepadanya.

Kampoeng Futuh,15 Maret 2020 (jft/TarekatIdrisiyyahIndonesia)


Syeikh Muhammad Fathurrahman,M Ag adalah Mursyid Tarekat Idrisiyyah di Indonesia